Media ini merupakan informasi dan pembelajaran bagi anak untuk menambah wawasan dan pengetahuan

Sabtu, 11 Juli 2015

Pondok Kristofel Sejarah Iman


Kristofel Tempat Pembinaan Iman

Umat Katolik di Jambi pasti tidak asing lagi dengan Pondok Kristofel. Pondok  ini terletak di Jalan Kopral Kahar RT 24/RW 30, Kelurahan Thehok, Jambi Selatan. Atau lebih tepatnya Pondok Kristofel berada di geografis wilayah St. Kristoforus. Pondok Kristofel ini didirkan atas gagasan Romo Koijman SCJ. Ia adalah misionaris dari Belanda yang melayani umat di Wilayah Jambi luar kota. Ia orang pertama yang yang merintis pelayanan umat Katolik di luar kota Jambi. Atas keprihatinan ini beliau memunculkan gagasan untuk membangun tempat bagi anak-anak, khususnya bagi anak laki-laki. Banyak sekali keprihatinan yang dirasakan oleh Romo Koijman saat itu. Terutama keprihatinan terhadap pendidikan. Salah satunya adalah ia melihat keprihatinan anak-anak yang tidak mendapatkan pendidikan sebagaimana mestinya. Banyak anak-anak katolik saat itu, yang tidak mendapatkan pendidikan yang memadai.

Pada tahun 1985, gagasan Romo Koijman untuk membangun biara dan tempat tinggal anak-anak akhirnya terwujud. Satu tahun kemudian pada tanggal 7 April 1986 biara dan asrama tersebut diresmikan dan diberi nama Pondok Kristofel. Sejak saat itu, Pondok Kristofel menjadi asrama putra bagi anak-anak yang berasal dari luar kota. Anak-anak tersebut didampingi oleh Romo Koijman. Dan mulai saat itu Pondok Kristofel menjadi tempat Persemaian benih panggilan. Namun seiring berjalannya waktu, jumlah anak-anak yang tinggal di Pondok Kristofel mulai berkurang. Sampai akhirnya ditutup dan pondok kristofel diubah fungsinya mejadi rumah pembinaan. Pondok Kristofel mulai digunakan sebagai tempat pembinaan, rekoleksi, dan pertemuan. Namun Pondok Kristofel masih memiliki keterbatasan, baik dari segi sarana dan prasarana. Pondok Kristofel sebagai rumah pembinaan sudah selayaknya dikembangkan menjadi rumah retret.
Provinsi Jambi memiliki 2 Kota dan 9 Kabupaten, sebuah provinsi yang luas, dan sampai ini belum memiliki rumah retret yang memadai dan memberikan kenyamanan dalam pembinaan kerohanian. Pondok Kristofel memiliki sejarah dan kenangan bagi generasi muda dalam pembinaan iman katolik. Maka sudah selayaknya jika Pondok Kristofel ini dikembangkan menjadi rumah retret. *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar