Kristofel Tempat Pembinaan Iman
Umat
Katolik di Jambi pasti tidak asing lagi dengan Pondok Kristofel. Pondok ini terletak di Jalan Kopral Kahar RT 24/RW
30, Kelurahan Thehok, Jambi Selatan. Atau lebih tepatnya Pondok Kristofel
berada di geografis wilayah St. Kristoforus. Pondok Kristofel ini didirkan atas
gagasan Romo Koijman SCJ. Ia adalah misionaris dari Belanda yang melayani umat
di Wilayah Jambi luar kota. Ia orang pertama yang yang merintis pelayanan umat
Katolik di luar kota Jambi. Atas keprihatinan ini beliau memunculkan gagasan
untuk membangun tempat bagi anak-anak, khususnya bagi anak laki-laki. Banyak
sekali keprihatinan yang dirasakan oleh Romo Koijman saat itu. Terutama
keprihatinan terhadap pendidikan. Salah satunya adalah ia melihat keprihatinan
anak-anak yang tidak mendapatkan pendidikan sebagaimana mestinya. Banyak
anak-anak katolik saat itu, yang tidak mendapatkan pendidikan yang memadai.
Pada
tahun 1985, gagasan Romo Koijman untuk membangun biara dan tempat tinggal
anak-anak akhirnya terwujud. Satu tahun kemudian pada tanggal 7 April 1986
biara dan asrama tersebut diresmikan dan diberi nama Pondok Kristofel. Sejak
saat itu, Pondok Kristofel menjadi asrama putra bagi anak-anak yang berasal
dari luar kota. Anak-anak tersebut didampingi oleh Romo Koijman. Dan mulai saat
itu Pondok Kristofel menjadi tempat Persemaian benih panggilan. Namun seiring
berjalannya waktu, jumlah anak-anak yang tinggal di Pondok Kristofel mulai
berkurang. Sampai akhirnya ditutup dan pondok kristofel diubah fungsinya mejadi
rumah pembinaan. Pondok Kristofel mulai digunakan sebagai tempat pembinaan,
rekoleksi, dan pertemuan. Namun Pondok Kristofel masih memiliki keterbatasan,
baik dari segi sarana dan prasarana. Pondok Kristofel sebagai rumah pembinaan
sudah selayaknya dikembangkan menjadi rumah retret.
Provinsi
Jambi memiliki 2 Kota dan 9 Kabupaten, sebuah provinsi yang luas, dan sampai
ini belum memiliki rumah retret yang memadai dan memberikan kenyamanan dalam
pembinaan kerohanian. Pondok Kristofel memiliki sejarah dan kenangan bagi
generasi muda dalam pembinaan iman katolik. Maka sudah selayaknya jika Pondok
Kristofel ini dikembangkan menjadi rumah retret. *
Tidak ada komentar:
Posting Komentar